google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkab Padanglawas Promosikan Minyak Goreng dan Produk UMKM Unggulan di PRSU 2026

  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padanglawas (Palas) memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari minyak goreng hasil olahan kelapa sawit hingga beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
banner 468x60
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padanglawas (Palas) memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari minyak goreng hasil olahan kelapa sawit hingga beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kab. Padang Lawas, iKoneksi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padanglawas (Palas) memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari minyak goreng hasil olahan kelapa sawit hingga beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai produk tersebut dipamerkan di Paviliun Padanglawas sebagai upaya memperluas promosi dan pemasaran produk lokal kepada masyarakat, Kamis (30/7/2026).

Staf Paviliun Padanglawas, Siti Rahma Daulay, mengatakan keikutsertaan Pemkab Padanglawas dalam PRSU 2026 menjadi momentum untuk mengenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

“Melalui PRSU ini kami ingin memperkenalkan berbagai produk unggulan Padanglawas agar semakin dikenal masyarakat Sumatera Utara dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM maupun industri lokal,” ujarnya.

Kabupaten Padanglawas dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi perkebunan kelapa sawit yang besar di Sumatera Utara. Komoditas tersebut menjadi penopang utama perekonomian daerah sekaligus mendukung berkembangnya industri pengolahan hasil perkebunan.

Salah satu produk yang menjadi daya tarik di Paviliun Padanglawas adalah minyak goreng kemasan, termasuk produk Minyakita yang diproduksi perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Padanglawas, seperti PT Permata Hijau Sawit (PHS).

Menurut Siti, minyak goreng tersebut diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara dan juga menjadi salah satu komoditas penting dalam pelaksanaan operasi pasar murah.

Selain produk industri kelapa sawit, Paviliun Padanglawas juga menampilkan berbagai produk UMKM khas daerah, seperti dodol, aneka keripik, dan kerupuk hasil olahan masyarakat setempat. Produk-produk tersebut diperkenalkan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan usaha lokal berbasis potensi daerah.

Tidak hanya itu, potensi hasil bumi dari Kecamatan Sosopan juga turut dipromosikan melalui produk kayu manis (cinnamon) dalam bentuk bubuk maupun olahan kering. Produk rempah tersebut menjadi salah satu komoditas unggulan yang terus didorong agar mampu menembus pasar regional hingga nasional.

Siti berharap keikutsertaan Padanglawas dalam PRSU 2026 dapat memperluas jaringan pemasaran produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Harapannya, industri olahan daerah dan UMKM lokal terus berkembang, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu memperluas jaringan pemasaran, tidak hanya di Sumatera Utara tetapi juga hingga pasar internasional,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *