google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kisah Tragis Suryati: Diserang Saat Salat, Kalung Emas Dirampas

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com | Keheningan dini hari berubah jadi mimpi buruk bagi seorang perempuan lanjut usia bernama Suryati (66), warga Jalan Halat, Gang Tabib, Kelurahan Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area. Saat hendak menunaikan salat Subuh pada Jumat (11/7/2025), Suryati menjadi korban perampokan brutal di rumahnya sendiri peristiwa yang bukan hanya merenggut harta, tetapi juga menggores luka mendalam secara fisik dan psikologis.

Menurut kesaksian keluarga, kejadian mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Suryati baru saja bangun tidur dan duduk di kasur sebelum mengambil air wudhu. Tanpa disangka, seorang pria muncul dari belakang dan langsung mencekiknya.

“Leher mamak dicekik, wajahnya dibekap ke kasur. Karena berusaha melawan, mamak jatuh ke lantai. Lalu kepalanya dibenturkan dua kali dan dipukul berkali-kali,” cerita sang anak, M. Sukry Yasin, saat ditemui iKoneksi.com, Sabtu (12/7/2025).

Sukry menambahkan, pelaku tidak mengeluarkan sepatah kata pun selama menjalankan aksinya. Wajahnya tertutup kain, dan ia bergerak senyap seperti sudah mengetahui situasi rumah korban. Setelah membuat Suryati tidak sadarkan diri, pelaku langsung merampas kalung emas seberat 6 gram dari leher korban.

“Yang lebih memilukan, saat kejadian berlangsung, di rumah itu hanya ada Suryati dan sang suami, M. Yasin, yang sudah lanjut usia dan mengalami kebutaan. Yasin sempat mendengar suara gaduh, tetapi mengira istrinya sedang bermimpi. Ayah saya kira mamak lagi mimpi, padahal sudah disiksa dan dirampok,” ucap Sukry lirih.

Korban baru menyadarkan diri beberapa saat kemudian dan langsung memberitahu anak-anaknya yang tinggal di sebelah rumah. Keluarga pun langsung datang dan membawa korban ke rumah sakit, sekaligus membuat laporan resmi ke Polsek Medan Area.

Penelusuran awal menyebut pelaku masuk rumah melalui jendela lantai dua yang kebetulan tidak terkunci. Ia menggunakan tangga milik tetangga yang diambil tanpa izin untuk memanjat ke atas. Setelah merampok, pelaku kabur melalui pintu belakang rumah.

Kanitreskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong, membenarkan adanya kasus tersebut.

“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Pelaku masih dalam pengejaran. Insya Allah segera kami tangkap. Mohon doanya,” katanya tegas.

Kejadian ini sontak menyentuh nurani warga sekitar.

“Aksi kekerasan terhadap lansia di rumah sendiri jelas menjadi alarm bahaya serius, sekaligus tantangan bagi aparat keamanan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan di lingkungan tempat tinggal,” imbau Dian.

“Sementara itu, kami berharap pelaku segera ditangkap dan mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya yang biadab terhadap seorang nenek tak berdaya,” pungkas Sukry. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *