google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

BISTF 2026 Resmi Mengudara, Kota Batu Pamer Pesona ke Dunia

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Langit Kota Batu kembali dipenuhi manuver para atlet paralayang dari berbagai negara. Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2026 resmi dibuka di kawasan landing paralayang Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Jumat (31/7/2026). Ajang yang dirangkai dengan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 3rd Series 2026 itu menjadi etalase sport tourism sekaligus upaya memperkenalkan potensi wisata Kota Batu ke panggung internasional.

Sebanyak 75 atlet ambil bagian dalam seri ketiga IPAC tahun ini. Mereka berasal dari Indonesia maupun sejumlah negara lain. Kompetisi ketepatan mendarat tersebut menjadi seri terbesar sepanjang kalender IPAC 2026 dan berlangsung hingga 2 Agustus mendatang.

Pembukaan dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu Nurochman. Hadir pula jajaran Forkopimda, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, Pengurus Provinsi Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Timur, kepala organisasi perangkat daerah, serta para atlet dan ofisial.

Nurochman menegaskan, BISTF tidak sekadar menjadi agenda olahraga internasional. Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui konsep sport tourism.

“BISTF menjadi etalase sport tourism untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kota Batu di kancah dunia,” ujarnya.

Di sisi lain, persaingan pada ronde pertama berlangsung ketat. Sejumlah atlet lokal mampu tampil impresif dan bersaing dengan para pilot mancanegara. Kondisi cuaca yang mendukung membuat seluruh peserta dapat menyelesaikan penerbangan sesuai jadwal dengan tingkat akurasi yang tinggi.

“Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet Indonesia untuk mengumpulkan poin sekaligus mengasah kemampuan menghadapi persaingan internasional. Kehadiran sejumlah pilot papan atas dunia membuat kualitas kompetisi semakin meningkat,” terang Nurochman.

Selain menyajikan kompetisi olahraga udara, penyelenggaraan BISTF diharapkan memberikan dampak berganda bagi Kota Batu.

“Mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, hingga pergerakan sektor UMKM dan ekonomi kreatif selama berlangsungnya festival,” tukas dia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *