google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Disparta Kota Batu Gencar Promosi Hotel ke Mancanegara, PHRI Jadi Ujung Tombak

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Pemerintah Kota Batu terus memperkuat promosi sektor pariwisata dengan melibatkan pelaku industri perhotelan dalam berbagai ajang promosi nasional maupun internasional. Salah satu strategi yang diterapkan adalah menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sebagai mitra untuk memperkenalkan hotel dan akomodasi yang ada di Kota Batu kepada calon wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan promosi hotel selama ini dilakukan secara terintegrasi dengan promosi destinasi wisata.

“Dalam berbagai pameran pariwisata, PHRI ditunjuk sebagai perwakilan yang membawa materi promosi hotel-hotel anggota untuk diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas,” kata Onny.

Menurutnya, pola tersebut dinilai lebih efektif karena mampu menampilkan potensi pariwisata Kota Batu secara menyeluruh, mulai dari destinasi wisata hingga pilihan akomodasi yang tersedia bagi wisatawan.

Hotel Kota Batu Ikut Dipasarkan di Malaysia

Onny menjelaskan, keterlibatan PHRI terlihat saat Pemerintah Kota Batu mengikuti pameran pariwisata internasional seperti MATTA Fair di Malaysia. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan PHRI membawa berbagai informasi dan materi promosi hotel-hotel di Kota Batu untuk diperkenalkan kepada calon wisatawan mancanegara.

“Tidak hanya di Malaysia, promosi serupa juga dilakukan dalam berbagai kegiatan pariwisata lainnya, termasuk ajang yang diselenggarakan melalui jaringan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) maupun sejumlah pameran wisata nasional,” ucap dia.

“Ketika mengikuti pameran di Malaysia maupun kegiatan promosi lainnya, kami melibatkan PHRI untuk membawa materi promosi hotel-hotel di Kota Batu. Dengan begitu, wisatawan tidak hanya mengenal destinasinya, tetapi juga mengetahui pilihan akomodasi yang tersedia,” ujar Onny.

Keterbatasan Anggaran Jadi Pertimbangan

Meski promosi terus diperluas, Pemerintah Kota Batu mengakui belum memungkinkan untuk membawa seluruh pelaku usaha hotel mengikuti setiap pameran secara langsung. Faktor efisiensi anggaran menjadi salah satu alasan utama diterapkannya sistem perwakilan melalui PHRI.

Menurut Onny, jika seluruh hotel harus mengikuti setiap agenda promosi di berbagai daerah maupun luar negeri, kebutuhan biaya akan sangat besar. Karena itu, mekanisme perwakilan dinilai menjadi solusi yang efektif tanpa mengurangi substansi promosi.

“Melalui PHRI, berbagai materi promosi dari hotel-hotel anggota tetap dapat diperkenalkan kepada calon wisatawan tanpa harus menghadirkan seluruh pengelola hotel dalam satu kegiatan,” jelasnya.

Dorong Tingkat Hunian dan Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Kota Batu menilai sektor perhotelan memiliki peran penting dalam mendukung industri pariwisata. Keberadaan hotel yang berkualitas menjadi salah satu pertimbangan utama wisatawan saat menentukan tujuan perjalanan. Karena itu, promosi sektor akomodasi terus diintegrasikan dengan promosi destinasi wisata agar mampu meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan sekaligus mendorong kenaikan tingkat hunian hotel.

“Selain memberikan manfaat bagi pelaku usaha perhotelan, peningkatan kunjungan wisata juga diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lainnya seperti UMKM, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif masyarakat. Ke depan, Dinas Pariwisata Kota Batu berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama PHRI dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata agar promosi Kota Batu semakin luas menjangkau pasar domestik maupun internasional,” ungkap Onny.

“Dengan strategi promosi yang terintegrasi tersebut, Pemerintah Kota Batu optimistis sektor pariwisata dan perhotelan akan terus tumbuh serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah,” pungkas Onny.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *