google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pesona Batik dan Kebaya Warnai Lomba di Matos

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Gemerlap warna, motif, dan keanggunan busana tradisional memenuhi area Malang Town Square (Matos), Sabtu (25/10/2025). Lomba Batik & Kebaya yang digelar Putri Citra Indonesia Malang Raya bersama Yayasan Argadia menjadi perayaan budaya yang memikat perhatian pengunjung.

Dimulai pukul 17.00 WIB, acara ini menghadirkan suasana meriah dengan dominasi kain batik dan kebaya dari berbagai daerah. Ajang ini tak sekadar kompetisi, melainkan ruang ekspresi bagi pengrajin batik, desainer muda, hingga pencinta busana tradisional untuk menunjukkan karya terbaik mereka.

Live Batik Hamparan Rintik Jadi Sorotan

Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian adalah sesi live batik dari Hamparan Rintik, di bawah koordinasi Ibu Rieka dan Fito. Dalam kegiatan ini, proses pembuatan batik diperagakan langsung di hadapan pengunjung.

Setiap tarikan canting, setiap goresan malam, dan setiap semburat warna memperlihatkan filosofi tentang ketekunan dan estetika budaya Indonesia. Pengunjung tampak antusias mengamati tiap tahap pembuatan batik, mulai dari pouncing motif hingga pewarnaan.

Ajang Kreativitas Busana Tradisional untuk Semua Usia

Lomba ini menghadirkan beragam kategori yang dirancang untuk merangkul seluruh kalangan. Putra-putri dalam kategori Duta Batik Citra Indonesia Malang Raya tampil dalam busana pesta batik, dibagi dalam dua kelompok usia:

  • Cilik: 5–9 tahun
  • Remaja: 10–16 tahun

Tak hanya itu, para ibu pun menjadi sorotan melalui lomba kebaya yang terbagi dalam kategori hijab dan nonhijab. Setiap peserta menampilkan gaya terbaik dengan sentuhan modern namun tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi.

Wadah Pelestarian Batik dan Kebaya

Penyelenggara menegaskan kegiatan ini dirancang sebagai upaya nyata melestarikan batik dan kebaya sebagai identitas budaya Indonesia. Selain memberi panggung bagi desainer dan pengrajin, acara ini bertujuan memperkuat penghargaan masyarakat terhadap produk lokal.

Melalui kolaborasi komunitas, yayasan, dan pelaku kreatif, acara ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memupuk kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Nusantara.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *