google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

RSJ HB Saanin Dipuji atas Transformasi Layanan Kemanusiaan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Padang, iKoneksi.com — Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. Dr. HB Saanin Padang kembali menjadi sorotan positif setelah langkah-langkah transformasi layanan yang dilakukan di bawah kepemimpinan direkturnya memperoleh apresiasi dari Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia (ACPAI). Dalam pernyataannya, Humas DPP ACPAI, Ziqro Fernando, menegaskan bahwa rumah sakit ini telah menunjukkan percepatan peningkatan mutu layanan kesehatan jiwa yang tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga pada pemulihan martabat dan kemanusiaan pasien.

Peningkatan Pelayanan yang Dinilai Membuahkan Perubahan Nyata

Dalam pernyataannya pada Kamis (13/11/2025) di Padang, Ziqro menekankan bahwa RSJ HB Saanin kini menjadi contoh nyata bahwa pelayanan kesehatan jiwa dapat dikelola dengan pendekatan empatik dan profesional. Menurutnya, transformasi yang dilakukan berhasil menciptakan lingkungan layanan yang lebih manusiawi, ramah, serta berorientasi pada pemulihan jangka panjang.

Ia menilai bahwa sejumlah perubahan fasilitas, peningkatan kualitas tenaga medis, hingga komitmen terhadap pendekatan humanis menjadi bukti bahwa rumah sakit ini telah bergerak jauh lebih maju dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Kami menilai kepemimpinan Direktur RSJ Prof. Dr. HB Saanin mampu membawa perubahan nyata. Fasilitas yang semakin memadai, tenaga medis yang ramah, serta pendekatan yang manusiawi menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan jiwa di Sumatera Barat semakin maju dan beradab,” kata Ziqro.

Pernyataan tersebut memperkuat pandangan bahwa RSJ HB Saanin kini bukan hanya tempat pengobatan, tetapi juga ruang aman bagi masyarakat yang membutuhkan pemulihan mental.

RSJ HB Saanin Dinilai sebagai Pusat Pemulihan Martabat Manusia

Lebih jauh, Ziqro menyampaikan bahwa RSJ HB Saanin telah bertransformasi menjadi pusat pemulihan martabat bagi pasien gangguan kejiwaan. Hal itu tidak hanya terlihat dari fasilitas fisik, tetapi juga dari etos kerja tenaga medis yang dinilai semakin mengedepankan penghormatan terhadap manusia sebagai individu yang berhak mendapatkan perlakuan bermartabat.

“Kami sangat mengapresiasi Direktur RSJ HB Saanin atas dedikasi beliau dalam menanamkan budaya pelayanan berbasis empati dan penghormatan terhadap kemanusiaan. Hal ini menjadi contoh bagi institusi kesehatan lainnya di Indonesia,” sebutnya.

Menurutnya, budaya empatik yang kini diterapkan harus menjadi standar baru rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia, terutama di tengah maraknya stigma negatif terhadap pasien ODGJ.

Menghapus Stigma ODGJ, Mengajak Publik Berpikir Lebih Terbuka

Dalam kesempatan yang sama, Humas DPP ACPAI juga mengajak masyarakat dan media untuk turut serta dalam upaya menghapus stigma negatif terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Ziqro menegaskan bahwa publik harus mengubah cara pandang: pasien gangguan jiwa bukan sosok yang layak dijauhi, tetapi individu yang perlu dirangkul dan didukung agar dapat kembali pulih dan berdaya.

“Mari kita bersama-sama ubah pola pikir. Mereka bukan untuk dijauhi, tetapi dirangkul dan didukung agar pulih dan kembali berdaya. RSJ HB Saanin telah menunjukkan jalan yang benar dalam hal ini,” tegasnya.

Seruan ini memperlihatkan bahwa peran RSJ tidak sebatas merawat, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir sosial yang lebih inklusif dan manusiawi.

Apresiasi terhadap Dedikasi Tenaga Medis RSJ HB Saanin

Menutup pernyataannya, Ziqro Fernando menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran tenaga medis dan pimpinan RSJ HB Saanin. Ia menilai bahwa dedikasi dan profesionalisme mereka telah menjadi pilar penting dalam menjaga kesehatan mental masyarakat Sumatera Barat.

Langkah-langkah transformasi layanan serta komitmen terhadap pemulihan pasien disebutnya sebagai sumbangsih besar bagi peningkatan kualitas kesehatan mental di daerah tersebut.

“Dengan apresiasi yang mengalir dari berbagai pihak, RSJ HB Saanin Padang kini dipandang sebagai salah satu model pelayanan kesehatan jiwa yang progresif dan berorientasi pada pemulihan martabat manusia. Upaya ini diharapkan terus berlanjut dan menginspirasi banyak lembaga kesehatan lainnya di Indonesia,” pungkas Ziqro.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *