Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Sekda Semarang Tegaskan Peran JKPI dalam Pelestarian Warisan Budaya di Ternate

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Ternate, IKoneksi.com – Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) berkomitmen memperkuat sinergi antardaerah dalam melestarikan warisan budaya dan sejarah nasional. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, di sela agenda kegiatan JKPI di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026).

Handi menjelaskan, JKPI kini menaungi 97 kabupaten dan kota di Indonesia yang kaya akan peninggalan budaya, baik yang berwujud (*tangible*) maupun tidak berwujud (*intangible*). Kota Semarang, lanjutnya, menjadi salah satu daerah aktif yang terus merawat identitas sejarahnya.

Salah satu bukti nyata komitmen tersebut terlihat dari keberadaan kawasan Kota Lama Semarang. Kawasan ini dinilai memiliki keunggulan komparatif dibandingkan destinasi sejarah di daerah lain.

“Kota Lama Semarang merupakan salah satu kawasan warisan masa lalu terbesar di Indonesia yang masih utuh hingga saat ini. Jika di beberapa kota peninggalan sejarah hanya tersisa di satu ruas jalan, Semarang memiliki satu area kawasan utuh yang terus kami lestarikan,” ujar Handi.

Selain Kota Lama, Semarang juga memiliki deretan cagar budaya ikonis lainnya, termasuk gedung bersejarah Lawang Sewu yang menjadi landmark pariwisata daerah.

Edukasi Generasi Penerus

Lebih lanjut, Handi menekankan bahwa keikutsertaan Semarang dalam forum JKPI bukan sekadar sarana menjaga fisik bangunan tua. Lebih dari itu, jejaring ini menjadi platform strategis untuk mengedukasi masyarakat agar nilai sejarah tidak terputus di generasi mendatang.

“Pelestarian harus mencakup perawatan, pemeliharaan, hingga edukasi. Tujuannya agar warisan budaya ini tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi penerus hingga ratusan tahun ke depan,” tegasnya.

Puji Pesona Alam Ternate

Di sisi lain, Handi memberikan apresiasi tinggi terhadap Kota Ternate yang menjadi tuan rumah pertemuan JKPI. Baginya, Ternate tidak hanya memikat dari sisi sejarah dan budaya, tetapi juga unggul pada sektor wisata bahari.

“Laut di Ternate sangat jernih dan pemandangan alamnya menakjubkan. Ini sudah ketiga kalinya saya berkunjung ke Ternate, dan kota ini selalu menjadi destinasi yang paling dinantikan,” ungkap Handi.

Pertemuan JKPI di Ternate ini diharapkan dapat mempererat kerja sama inter-regional, mendorong pertukaran praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola kota pusaka, serta memperkuat promosi potensi pariwisata berbasis sejarah di Indonesia.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *