google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wawali Batu Hadiri Forum Investasi, Promosikan Hortikultura

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Surabaya, iKoneksi.com – Pemerintah Kota Batu menunjukkan komitmennya dalam membuka jalur investasi strategis demi mempercepat pembangunan ekonomi berkelanjutan. Hal ini tampak dari kehadiran Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, dalam acara pembukaan East Java Investment Dialogue (EJID) 2025 yang digelar di Four Points by Sheraton Hotel, Kota Surabaya, Rabu pagi (16/07/2025).

Dalam forum bergengsi yang mengusung tagline “Collaborative Dialogue on Business and Investment Opportunities” ini, Heli Suyanto hadir sebagai satu-satunya perwakilan pemerintah daerah dari Kota Batu. Kehadirannya menandai langkah aktif Pemkot Batu dalam memperluas jejaring bisnis, menarik investor baru, serta memperkenalkan potensi unggulan daerah di kancah nasional dan internasional.

“Forum ini menjadi peluang penting bagi Kota Batu untuk memperkenalkan potensi ekonomi hijau, khususnya di sektor hortikultura, pariwisata berkelanjutan, dan UMKM,” kata Wawali Heli kepada sejumlah awak media usai pembukaan acara.

Heli juga menegaskan Kota Batu tidak hanya mengandalkan keindahan alam dan pariwisata sebagai kekuatan utama, tetapi juga memiliki keunggulan di sektor pertanian, khususnya hortikultura.

“Sebagai salah satu sentra penghasil sayur dan buah-buahan berkualitas di Jawa Timur, Kota Batu memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga pasar, baik di tingkat nasional maupun ekspor,” ungkap Heli.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyoroti pentingnya investasi berkualitas sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa investasi bukan semata soal perputaran modal, namun mencakup kerja sama jangka panjang, pertukaran teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Jawa Timur tidak sekadar menjajakan potensi. Kita hadir dengan proyek konkret, infrastruktur yang semakin terintegrasi, serta tenaga kerja yang terus ditingkatkan kompetensinya,” kata Emil tegas.

Lebih lanjut, Emil juga menyinggung soal komitmen pemerintah provinsi dalam melindungi sektor pertanian lokal, terutama dalam menghadapi tantangan perdagangan global. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Jawa Timur siap mengawal dan melindungi petani, termasuk mengoptimalkan peluang dari kebijakan tarif dagang baru yang diberikan Presiden Amerika Serikat kepada Indonesia.

Acara EJID 2025 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, perwakilan negara sahabat, investor nasional dan internasional, serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemprov Jatim.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga membuka ruang dialog dan kerja sama lintas negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkeadilan. Kota Batu, melalui keikutsertaannya, berharap mampu menjaring investasi berkualitas yang dapat memperkuat sektor pertanian, industri kreatif, serta mendorong penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” beber Emil.

“Dengan membawa semangat kolaboratif dan pendekatan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan, Pemkot Batu menegaskan diri sebagai kota yang terbuka terhadap inovasi dan investasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai lingkungan dan kearifan lokal,” pungkas Emil. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *