google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dua Tahun RSMBS, Haedar Nashir: Menuju Langit Peradaban

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Bandung, iKoneksi.com – Dalam usia yang masih sangat muda, Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan (RSMBS) sukses mencuri perhatian nasional. Rumah sakit yang baru genap berusia dua tahun itu bukan hanya berkembang pesat dalam pelayanan, tapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Kabupaten Bandung Selatan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat menghadiri Milad ke-2 RSMBS pada Selasa (15/7/2025). Dalam pidatonya yang penuh semangat dan harapan, Haedar menyebut bahwa kemajuan pesat RSMBS ibarat “melaju ke langit”, yang menurutnya memiliki dua makna penting: sebagai simbol cita-cita luhur dan perwujudan nilai-nilai keilahian atau tauhid.

Capaian Luar Biasa dalam Dua Tahun

Dalam dua tahun pertama, Haedar menggambarkan perjalanan RSMBS sebagai proses yang cepat dan efektif. Jika tahun pertama rumah sakit ini masih fokus merakit pondasi dan sistem, maka di tahun kedua ia menilai RSMBS sudah mulai melejit, menunjukkan performa layanan dan pengelolaan yang jauh di atas ekspektasi.

Haedar secara terbuka menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia menegaskan keberhasilan RSMBS tidak mungkin lahir dari satu tangan saja, melainkan dari kerja kolektif berbagai elemen dan, lebih dari itu, karena kehendak Tuhan yang menggerakkan semangat kemanusiaan.

Amal Usaha Muhammadiyah: Prosedural dan Berkeadaban

Kemajuan pesat RSMBS juga dikaitkan dengan semangat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang selama ini dikenal tak hanya bergerak cepat, tetapi juga taat aturan. Haedar menekankan bahwa percepatan yang dilakukan Muhammadiyah tetap dalam koridor hukum dan perundang-undangan. Karena itu, menurutnya, tak ada alasan bagi daerah mana pun untuk ragu atau menutup diri terhadap kehadiran AUM.

Di sisi lain, ia membandingkan pendekatan pembangunan rumah sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah (RSMA) dengan rumah sakit swasta lain yang umumnya berorientasi pada keuntungan. Muhammadiyah, kata Haedar, membangun rumah sakit sebagai bagian dari amal kebajikan usaha nyata untuk menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat tanpa pandang bulu.

Etos Pengabdian dan Harapan Masa Depan

Guru Besar Sosiologi ini juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan yang telah rela berkorban dengan penuh keikhlasan. Pengorbanan mereka, menurut Haedar, adalah contoh hidup bagi para tenaga kesehatan muda, baik dokter maupun perawat, yang kini menjadi bagian dari civitas hospitalia di lingkungan RSMA.

Tak hanya itu, Haedar mendukung penuh upaya peningkatan status RSMBS menjadi rumah sakit terakreditasi paripurna. Ia yakin hal itu bisa diraih, apalagi dengan dukungan ekosistem RSMA se-Indonesia yang saling menopang dan memperkuat.

“Rumah sakit kita ini dibangun di atas sistem yang profesional, berdasarkan regulasi yang berlaku, namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kemajuan,” ucapnya dengan tegas.

AIK sebagai Fondasi Pelayanan

Haedar tak lupa mengingatkan pentingnya menjadikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai dasar perilaku dan orientasi kerja seluruh rumah sakit Muhammadiyah. AIK, menurutnya, bukan hanya pengetahuan teoritis, melainkan harus menjadi etos kerja dan nilai hidup yang menjiwai pelayanan di seluruh lini rumah sakit.

Dengan semangat AIK dan fondasi profesionalisme, Haedar optimistis bahwa RSMBS dan rumah sakit Muhammadiyah lainnya akan terus tumbuh menjadi pelita peradaban menyebar terang, menyentuh hidup, dan membawa maslahat di tengah masyarakat.

“Milad ke-2 RSMBS bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi refleksi atas mimpi besar Muhammadiyah membangun peradaban kesehatan berbasis nilai, profesionalisme, dan pengabdian yang terus bergerak menuju langit,” pungkas Haedar. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *