google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Konsep Kayutangan Dipuji Menteri PKP, Siap Jadi Model Nasional

  • Bagikan
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI mengunjungi Kayutangan Heritage, Rabu (01/07/2026)
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kampung Heritage Kayutangan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait menyatakan, kawasan wisata heritage tersebut layak menjadi model penataan permukiman berbasis masyarakat yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Penilaian itu disampaikan Maruarar saat meninjau langsung Kampung Heritage Kayutangan, Rabu (01/07/2026) malam, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin.

Menurut Maruarar, kekuatan utama Kayutangan bukan hanya deretan bangunan tua yang masih terawat, melainkan keterlibatan masyarakat yang mampu menjaga karakter kawasan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM.

“Nilai yang paling penting dari Kampung Kayutangan adalah masyarakatnya. Pemerintah hanya memfasilitasi, tetapi yang membuat kawasan ini hidup adalah partisipasi masyarakatnya,” ujar Maruarar.

Ia menilai konsep yang diterapkan di Kayutangan membuktikan kawasan permukiman tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang produktif yang memberikan manfaat ekonomi tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya.

Maruarar mengaku terkesan dengan konsistensi warga dalam menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian bangunan-bangunan berusia ratusan tahun. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi pemerintah, masyarakat, akademisi, komunitas, hingga sektor swasta.

“Yang paling sulit sebenarnya bukan membangun fisiknya, tetapi membangun kesadaran masyarakat agar memiliki rasa memiliki terhadap kawasan ini. Di Kayutangan saya melihat itu sudah tumbuh,” katanya.

Oleh karenanya, Kementerian PKP berencana menjadikan konsep pengembangan Kayutangan sebagai referensi dalam penataan kawasan permukiman di sejumlah daerah lain, termasuk proyek pengembangan kawasan di Jakarta.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih berupaya menyelesaikan persoalan ketersediaan lahan untuk mendukung program pembangunan perumahan.

“Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyesuaian kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar pembangunan rumah tetap berjalan tanpa mengganggu ketahanan pangan,” kata Emil.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin memastikan Pemkot Malang akan terus memperkuat pengembangan Kampung Heritage Kayutangan.

“Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi antarorganisasi perangkat daerah, mulai dari penguatan promosi wisata, penataan parkir, peningkatan keamanan, hingga pembinaan pelaku UMKM,” tutur Ali.

Ali mengakui aktivitas ekonomi di kawasan bagian dalam kampung masih perlu didorong agar manfaat pariwisata lebih merata.

“Pemkot juga akan melakukan evaluasi terhadap operasional odong-odong yang selama ini menjadi perhatian sebagian warga, sehingga aktivitas wisata tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan masyarakat maupun pengunjung,” lugas politisi PSI itu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *