Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Isu Surpres Pergantian Kapolri, DPR RI Tegaskan Belum Terima

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Isu politik kembali mencuat di Senayan setelah beredar kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rumor ini mulai ramai diperbincangkan sejak Jumat (12/9/2025), memicu spekulasi liar tentang masa depan pucuk pimpinan kepolisian.

Namun, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia menegaskan hingga saat ini, tidak ada satu pun pimpinan DPR yang menerima Surpres terkait isu pergantian Kapolri.

“Pimpinan DPR sampai hari ini belum terima Surpres mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco saat diwawancarai iKoneksi.com, Sabtu (13/9/2025).

Isu Pergantian Mencuat Usai Kericuhan

Kabar pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri tak lepas dari peristiwa yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Saat itu, Jakarta dan sejumlah daerah diguncang aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Insiden tragis meninggalnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan menambah tekanan terhadap institusi Polri.

Gelombang desakan agar Kapolri mundur pun bergema di ruang publik. Kritik keras diarahkan kepada kepemimpinan Listyo yang dianggap gagal meredam eskalasi kericuhan. Situasi ini kemudian memicu isu pergantian, seolah menegaskan bahwa posisi Kapolri kini berada dalam sorotan publik maupun politik.

Respon Tegas Kapolri

Di tengah derasnya spekulasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya angkat bicara. Ia menyatakan dengan tegas bahwa jabatan Kapolri sepenuhnya berada di tangan Presiden.

“Terkait dengan isu yang menyangkut kabar itu, hak prerogatif presiden. Kita prajurit, kapan saja siap,” tutur Listyo usai bertemu Presiden Prabowo di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (30/8/2025).

Pernyataan ini seakan menutup ruang polemik pribadi. Listyo menegaskan dirinya siap mengikuti keputusan Presiden, entah itu melanjutkan tugas atau harus menyerahkan tongkat komando.

Surpres Masih Misterius

Meski bantahan Dasco cukup jelas, rumor soal Surpres tetap bergulir kencang. Publik pun bertanya-tanya, apakah benar Presiden Prabowo sedang mempertimbangkan pergantian Kapolri? Atau kabar tersebut hanya bagian dari spekulasi politik pasca kerusuhan?

“Dalam tradisi politik Indonesia, Surpres menjadi pintu resmi pergantian pejabat tinggi negara. Begitu surat tersebut masuk ke DPR, proses politik akan bergerak cepat: nama calon pengganti diumumkan, fit and proper test digelar, dan keputusan resmi diketok. Namun, hingga kini, seluruh mekanisme itu belum tampak,” ungkap Dasco.

DPR Minta Publik Bersabar

Dasco menekankan agar masyarakat tidak terjebak dalam isu liar. Ia meminta publik menunggu informasi resmi, baik dari Presiden maupun pimpinan DPR.

“Kami di DPR bekerja sesuai mekanisme. Jadi, mari kita tunggu saja kalau memang ada Surpres, pasti akan diumumkan secara resmi,” ujarnya.

Menimbang Dinamika Politik

Menurut pengamat politik, Desita isu pergantian Kapolri di tengah masa awal pemerintahan Prabowo Subianto jelas menyedot perhatian besar. Di satu sisi, publik menunggu langkah tegas Presiden dalam merespons dinamika sosial pasca kericuhan. Di sisi lain, stabilitas institusi kepolisian menjadi taruhan besar.

“Apakah Presiden Prabowo akan benar-benar mengirim Surpres pergantian Kapolri? Ataukah isu ini hanya akan berlalu sebagai rumor politik semata? Jawabannya masih menjadi misteri, menunggu keputusan dari orang nomor satu di negeri ini,” pungkas Desita. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *