google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

MHTB Tawarkan Investasi Wisata Medis di Korea Selatan

  • Bagikan
banner 468x60

Seoul, iKoneksi.com – Nama Malang Raya kian diperhitungkan di panggung internasional. Hal ini terlihat dari kehadiran Ardantya Syahreza, Chairman Malang Health Tourism Board (MHTB), dalam undangan resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pada acara Business Matching and Presentation yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, 8–9 September 2025.

Dalam forum prestisius tersebut, Ardantya tidak hanya hadir sebagai tamu, melainkan tampil sebagai representasi Malang Raya yang membawa gagasan besar: pengembangan medical wellness dan senior living resort. Konsep ini dinilai Ardantya strategis karena mampu menggabungkan layanan kesehatan kelas dunia dengan gaya hidup sehat, hunian modern untuk lansia, serta ekosistem pariwisata berbasis kesehatan.

Konsep Terintegrasi: Dari Preventif Hingga Gaya Hidup Sehat

Dalam presentasinya, Ardantya menegaskan bahwa pengembangan resort kesehatan di Malang Raya bukan sekadar proyek pariwisata biasa. Proyek ini dirancang dengan pendekatan terintegrasi, mencakup aspek preventif, kuratif, sekaligus gaya hidup sehat.

“Layanan kesehatan akan berpadu dengan fasilitas rekreasi dan hunian modern, menjadikannya destinasi unggulan bagi masyarakat domestik maupun mancanegara. Selain itu, konsep senior living resort dinilai tepat untuk menjawab kebutuhan populasi lansia global yang terus meningkat, dengan menawarkan hunian nyaman, ramah usia, dan didukung layanan medis mumpuni,” tutur Ardantya.

Apresiasi dari Menteri dan Investor Internasional

Paparan Ardantya menuai apresiasi langsung dari Menteri Pariwisata RI, Widi Widiyanti, yang melihat proyek ini sebagai bagian penting dalam memperkuat citra Indonesia di sektor wisata kesehatan dunia.

Dukungan juga datang dari berbagai pengusaha real estate, investor, hingga operator resort internasional. Mereka menilai Malang Raya memiliki prospek besar karena tiga faktor utama: kekayaan alam yang mendukung konsep wellness, infrastruktur kesehatan yang terus berkembang, serta daya tarik wisata yang sudah lama menjadi magnet wisatawan.

“Proyek ini membuka peluang besar, tidak hanya bagi investasi, tetapi juga bagi pengembangan industri kesehatan global di Indonesia,” ujar salah satu investor yang hadir dalam forum.

Kunjungan ke Rumah Sakit Internasional di Seoul

Tak hanya memaparkan konsep di forum resmi, Ardantya juga melakukan kunjungan strategis ke Catholic Kwandong University International St. Mary Hospital, salah satu rumah sakit rujukan internasional di Korea Selatan.

“Dalam pertemuan dengan Direktur Rumah Sakit dan para profesor di Center of Excellence bidang Kardiologi dan Neurologi, Ardantya membahas peluang kerjasama bilateral. Fokus diskusi adalah kemungkinan membangun pusat keunggulan medis (Center of Excellence) di Malang Raya, khususnya di bidang jantung dan saraf,” terang Ardantya.

Jika terwujud, menurutnya kolaborasi ini bukan hanya membawa transfer pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menempatkan rumah sakit anggota MHTB pada level kompetisi global.

Momentum Malang di Panggung Global

Kehadiran Ardantya di Seoul menandai babak baru bagi Malang Raya dalam industri wisata medis dan senior living. Sinergi antara pemerintah, investor, operator internasional, dan jaringan rumah sakit diharapkan menjadi katalis untuk menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia di Jawa Timur.

Ardantya menutup kunjungannya dengan pernyataan penuh optimisme.

“Kesempatan ini adalah awal dari babak baru untuk menghubungkan Malang Raya dengan dunia internasional. Kami ingin menghadirkan layanan kelas dunia, sekaligus memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” bebernya.

Harapan ke Depan

Momentum ini dipandang penting bukan hanya bagi Malang, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Jika konsep medical wellness dan senior living resort berhasil diwujudkan, Malang Raya berpotensi menjadi pionir wisata kesehatan terintegrasi di Asia Tenggara.

“Selain memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata, langkah ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas layanan kesehatan lokal, serta menggerakkan perekonomian berbasis inovasi. Dengan dukungan semua pihak, Kota Malang berpeluang besar menjelma sebagai ikon wisata medis global sebuah peran strategis yang membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan bangsa,” pungkas Ardantya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *