Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Ratusan Driver Ojol Kota Malang Deklarasi Jaga Kamtibmas Bersama Polresta

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Udara pagi di halaman depan Mapolresta Malang Kota pada Jumat (24/10/2025) terasa berbeda. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) berseragam hijau hitam berkumpul rapi, berdiri sejajar di bawah sinar matahari. Mereka tidak sedang menunggu pesanan pelanggan, melainkan mengikuti Apel Kebangsaan dan Deklarasi Kamtibmas sebuah momentum kebersamaan yang memperlihatkan sinergi nyata antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh sekitar 200 driver dari berbagai komunitas ojek online yang beroperasi di wilayah kota. Melalui apel ini, mereka bersama-sama menyuarakan komitmen untuk menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat solidaritas, serta menolak segala bentuk tindakan provokatif dan anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan publik.

Semangat Kebersamaan di Tengah Keberagaman

Dalam sambutannya, Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan Apel Kebangsaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata semangat persatuan antara Polri dan masyarakat. Ia menyebut bahwa situasi keamanan yang kondusif hanya bisa tercipta jika semua elemen masyarakat bergerak bersama dan saling percaya.

“Apel Kebangsaan ini untuk memperkuat kebersamaan. Silaturahmi dan sinergi ini menunjukkan bahwa masyarakat dan Polri solid menjaga situasi yang kondusif agar pembangunan nasional berjalan dengan baik,” katanya di hadapan peserta apel.

Apel ini juga menurut Nanang menjadi lanjutan dari kegiatan serupa yang dilaksanakan sehari sebelumnya bersama kalangan buruh dan pekerja. Polresta Malang Kota ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat termasuk sektor transportasi daring memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

Deklarasi Enam Poin Kamtibmas

Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Jogo Malang, sebuah ikrar bersama yang diucapkan dengan lantang oleh perwakilan komunitas ojek online. Enam poin penting dibacakan, di antaranya: menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menolak aksi anarkis, mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendukung kebijakan pemerintah selama berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Selain deklarasi, Polresta Malang Kota juga memberikan bantuan sosial dan helm keselamatan kepada para pengemudi ojol. Tak hanya itu, kegiatan bakti kesehatan gratis turut dihadirkan, memberikan kesempatan bagi para driver untuk memeriksa kesehatan mereka tanpa biaya.

“Kami berkomitmen untuk terus membangun sistem perlindungan publik yang responsif, sekaligus memperkuat kemitraan dengan komunitas transportasi dan elemen masyarakat lain. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tapi tanggung jawab bersama,” terang Nanang.

Apresiasi dari Komunitas Ojol

Kehadiran ratusan driver ojol di halaman Polresta bukan hanya sekadar menghadiri undangan, tetapi menjadi simbol kepercayaan mereka terhadap peran Polri dalam menjaga keamanan. Ketua Persaudaraan Driver Online Indonesia (PDOI) sekaligus Presidium Frontal Jatim, M. Puji Waluyo, menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polresta Malang Kota atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada para pengemudi.

“Kami mengapresiasi langkah Polresta Malang Kota yang tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga merangkul kami sebagai bagian dari mitra dalam menjaga ketertiban. Ojol bukan sekadar pengemudi, tapi bagian dari masyarakat yang ingin situasi tetap aman,” ujar Puji.

Ia menegaskan para pengemudi ojek online siap menjadi garda depan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Mereka menolak keras segala bentuk tindakan anarkis atau provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga NKRI. Pengemudi ojek online dan buruh adalah pejuang ekonomi, sekaligus penjaga stabilitas bangsa. Indonesia membutuhkan kamtibmas yang stabil agar ekonomi tumbuh, rakyat sejahtera, dan pembangunan berjalan,” tegasnya.

Sinergi Polri dan Rakyat, Kunci Kota yang Aman

Apel kebangsaan ini menegaskan kekuatan keamanan tidak hanya terletak pada institusi, tetapi juga pada kolaborasi masyarakat. Polresta Malang Kota berupaya mengubah paradigma lama, di mana masyarakat bukan lagi sekadar objek keamanan, tetapi subjek aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

“Dengan semangat “Jogo Malang, Jogo Indonesia”, sinergi antara Polri dan pengemudi ojek online diharapkan menjadi contoh nyata bagi kota lain di Indonesia. Kota Malang membuktikan bahwa keamanan bisa dijaga bukan hanya dengan patroli dan penegakan hukum, tetapi juga dengan kepercayaan, kolaborasi, dan rasa kebersamaan. Dan pagi itu, di halaman Polresta Malang Kota, semangat itu terasa begitu nyata di antara deru motor ojol, lantunan ikrar kebangsaan, dan senyum persaudaraan yang menandai lahirnya babak baru kerja sama antara Polri dan rakyat,” pungkas Nanang.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *