google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

RS Adam Malik Perkuat Layanan Inklusif untuk Disabilitas

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menegaskan komitmennya untuk menjadi rumah sakit yang ramah dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen itu diwujudkan melalui Disability Inclusive Training, sebuah pelatihan khusus yang digelar untuk meningkatkan kapasitas para petugas frontliner dalam memberikan pelayanan kesehatan yang setara dan manusiawi.

Pelatihan dengan Sentuhan Empati

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pelatihan Telerobotic Surgery RS Adam Malik ini menghadirkan narasumber dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sumatera Utara. Sebanyak 18 petugas frontliner dari berbagai profesi mengikuti pelatihan, mulai dari dokter dan perawat triase, petugas registrasi, hingga petugas keamanan.

Mereka dibekali pengetahuan mendasar mengenai interaksi beretika dengan penyandang disabilitas, termasuk teknik komunikasi menggunakan bahasa isyarat. Materi ini diharapkan menjadi bekal penting agar setiap pasien, apapun latar belakang dan kondisinya, bisa merasa dihargai dan dilayani dengan layak sejak pertama kali menginjakkan kaki di rumah sakit rujukan terbesar di Sumatera Utara tersebut.

Tekad Manajemen Rumah Sakit

Direktur Medik dan Keperawatan RS Adam Malik, Dr dr Otman Siregar SpOT Spine MH, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas layanan publik.

“Kami berkomitmen untuk terus belajar dalam melayani pasien disabilitas. RS Adam Malik adalah pusat rujukan utama di Sumatera Utara. Artinya, pasien yang datang beragam, termasuk penyandang disabilitas. Mereka berhak mendapatkan pelayanan terbaik tanpa terkecuali,” kata Otman kepada iKoneksi.com saat ditemui di RS Adam Malik, Kamis (11/9/2025).

Senada dengan itu, Direktur SDM dan Pendidikan RS Adam Malik, dr Faisal Habib SpJP(K) FIHA, menegaskan pentingnya membangun kesadaran sejak awal.

“Kita harus memastikan bahwa sejak dari pintu masuk, pasien disabilitas merasa mendapat akses yang ramah dan sesuai kebutuhan. Inklusivitas harus dimulai dari pemahaman dasar seluruh petugas,” tegasnya.

Apresiasi dari Komunitas Disabilitas

HWDI Sumut menyambut baik langkah yang diambil RS Adam Malik. Perwakilan HWDI, dr Sri Melati MA, menyampaikan apresiasi karena rumah sakit tidak hanya menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.

“Pelatihan ini sangat penting, bukan hanya bagi pasien disabilitas, tetapi juga bagi masyarakat umum. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut agar tercipta layanan kesehatan yang lebih manusiawi,” ungkap Sri.

Fasilitas Fisik dan Rencana Lanjutan

Faisal menyebutkan selain fokus pada pelatihan, RS Adam Malik juga terus melengkapi infrastruktur ramah disabilitas. Fasilitas yang sudah tersedia di antaranya loket khusus disabilitas, guiding block, ruang tunggu khusus, toilet ramah disabilitas, area parkir khusus, hingga lift dengan tombol braille. Kursi roda juga tersedia untuk mendukung mobilitas pasien.

“Namun, kami menyadari layanan inklusif tidak hanya berhenti pada aspek fisik. Karena itu, ke depan RS Adam Malik akan memperkuat aspek non-fisik, mulai dari melatih tenaga kesehatan secara berkesinambungan, menyederhanakan prosedur layanan, hingga menyiapkan tenaga pendamping (escort) yang akan membantu pasien disabilitas dalam mengakses layanan,” jelasnya.

Pesan yang Lebih Luas

Langkah RS Adam Malik ini memberi pesan kuat bahwa pelayanan kesehatan yang setara adalah hak semua orang. Penyandang disabilitas kerap menghadapi hambatan berlapis, bukan hanya dari sisi medis, tetapi juga akses, komunikasi, hingga penerimaan sosial. Dengan adanya pelatihan inklusif, RS Adam Malik menunjukkan bahwa empati dan profesionalisme bisa berjalan beriringan.

“Dengan terobosan ini, RS Adam Malik bukan hanya mempertegas posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Utara, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa layanan kesehatan inklusif dapat diwujudkan melalui komitmen, kolaborasi, dan kepedulian,” pungkas Faisal. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *