google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

RS Adam Malik Rayakan HKN dengan Semangat Transformasi Kesehatan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com — Suasana berbeda terasa di lingkungan Rumah Sakit (RS) Adam Malik sejak pagi hari. Ratusan tenaga kesehatan, pegawai, serta masyarakat sekitar berkumpul untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. Momentum tahunan ini tak hanya dirayakan sebagai seremoni, melainkan juga menjadi refleksi perjalanan pembangunan kesehatan nasional yang terus bergerak menuju layanan yang semakin kuat, modern, dan humanis.

Peringatan HKN di RS Adam Malik dipimpin langsung oleh Plt Direktur Utama dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K). Dalam sambutannya, ia menegaskan HKN bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi pengingat penting bagi seluruh tenaga kesehatan untuk kembali meneguhkan nilai, dedikasi, dan komitmen dalam pelayanan.

“Hari ini kami menggelar berbagai kegiatan seperti senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, penyuluhan, hingga pemberian jarum suntik insulin secara gratis bagi penderita diabetes. Tujuan kami sederhana: mengajak masyarakat untuk hidup sehat sekaligus memperkuat budaya kerja positif di lingkungan RS,” kata Zainal.

Rangkaian Kegiatan: Dari Upacara hingga Pelayanan Publik

Zainal menuturkan perayaan HKN ke-61 dibuka dengan upacara peringatan yang berlangsung khidmat, diikuti pelepasan balon sebagai simbol harapan untuk masa depan kesehatan yang lebih baik. Dilanjutkan berbagai agenda yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat maupun tenaga kesehatan.

“Kegiatan kesehatan gratis menjadi salah satu magnet utama bagi warga sekitar. Pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, konsultasi kesehatan, hingga edukasi penyakit tidak menular digelar secara terbuka. Tak berhenti di situ, kegiatan donor darah juga diadakan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Sumatera Utara,” ucap Zainal.

Bagi penyintas diabetes, rumah sakit memberikan jarum suntik insulin gratis sebagai upaya membantu ketersediaan peralatan kesehatan dasar bagi pasien kronis. Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat, mengingat kebutuhan insulin sering menjadi beban ekonomi tersendiri bagi banyak keluarga.

“Selain kegiatan layanan langsung, RS Adam Malik juga menghelat serangkaian kegiatan edukatif seperti webinar kesehatan, pengabdian masyarakat, pameran fotografi tenaga kesehatan, serta tabur bunga di makam pahlawan kesehatan,” jelas Zainal.

“Tabur bunga menjadi simbol penghormatan terhadap para tenaga kesehatan yang telah gugur dalam menjalankan tugas, terutama pada masa pandemi. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa fondasi pelayanan kesehatan hari ini dibangun dari pengorbanan generasi sebelumnya,” sambungnya.

Tenaga Kesehatan Didorong Menjadi Teladan Hidup Sehat

Dalam kesempatan tersebut, Zainal menekankan bahwa perubahan dalam pelayanan tidak hanya bergantung pada sistem dan fasilitas, tetapi bermula dari budaya kerja yang dibangun oleh setiap tenaga kesehatan.

Ia menekankan pegawai RS Adam Malik harus menjadi role model pola hidup sehat dan bersih, menjaga lingkungan kerja yang humanis, serta memperkuat budaya profesionalisme.

“Kami ingin transformasi ini dirasakan mulai dari cara kita bekerja, cara kita berinteraksi dengan pasien, hingga cara kita menjaga kesehatan diri sendiri,” tegasnya.

“Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”: Seruan Nasional untuk 2045

HKN ke-61 mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Tema ini sejalan dengan visi nasional menyiapkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045, tepat satu abad kemerdekaan Republik Indonesia. Menteri Kesehatan RI menekankan dalam sambutan nasional bahwa apa yang dilakukan tenaga kesehatan hari ini akan menentukan kualitas generasi masa depan.

Selama empat tahun terakhir, Kemenkes menjalankan Transformasi Kesehatan melalui enam pilar inti:

  1. Layanan kesehatan primer
  2. Layanan rujukan
  3. Ketahanan kesehatan
  4. Pembiayaan kesehatan
  5. Sumber daya manusia kesehatan
  6. Teknologi kesehatan

Belakangan, satu pilar tambahan diperkenalkan transformasi budaya kerja, yang dianggap menjadi fondasi kesuksesan seluruh pilar lainnya.

“Transformasi kesehatan tidak akan berjalan tanpa transformasi budaya kerja seluruh insan kesehatan. Kita harus membangun birokrasi yang kompeten, akuntabel, dan berorientasi pelayanan,” demikian pesan Menkes.

Momentum Memperkuat Komitmen Pelayanan Publik

Zainal membeberkan peringatan HKN di RS Adam Malik tahun ini menjadi gambaran bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya milik pemerintah, tetapi bergerak dari lingkungan terkecil, termasuk rumah sakit sebagai ujung tombak pelayanan.

Dengan rangkaian kegiatan yang menyentuh masyarakat, penguatan budaya kerja tenaga kesehatan, hingga penghormatan bagi para pahlawan medis, RS Adam Malik menegaskan posisinya sebagai institusi yang siap bergerak menuju Indonesia Emas 2045.

“Di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang, HKN ke-61 menjadi pengingat sekaligus lonceng semangat: bahwa generasi sehat tidak hadir dengan sendirinya, tetapi dibangun melalui kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi yang konsisten dari seluruh insan kesehatan Indonesia,” pungkas Zainal.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *