Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

Tragedi di Blimbing: Perempuan Hanyut Masuk Selokan Saat Hujan Deras

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Sore yang diguyur hujan deras di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mendadak berubah mencekam. Seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya, dilaporkan hilang setelah terperosok dan hanyut ke dalam selokan di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian itu berlangsung cepat, nyaris tanpa sempat disadari oleh warga sekitar. Saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air dari selokan meluap ke badan jalan. Dalam kondisi visibilitas rendah dan genangan air yang menutupi lubang, korban yang saat itu tengah menyeberang jalan diduga tidak menyadari bahwa di bawah genangan tersebut terdapat saluran air cukup dalam.

“Korban terlihat berlari menyeberang jalan. Tapi karena air meluap menutupi bibir selokan, dia langsung terperosok dan terseret arus,” tutur salah satu saksi mata, yang sempat melihat kejadian itu dari kejauhan.

Warga yang panik berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya arus air membuat tubuh korban dengan cepat terbawa ke arah hilir. Dalam hitungan detik, perempuan itu menghilang ke dalam derasnya aliran selokan, meninggalkan suasana histeris di lokasi kejadian.

Pencarian Dramatis oleh Tim SAR dan Relawan

Begitu menerima laporan, tim gabungan SAR Malang Raya bersama Basarnas Surabaya langsung bergerak cepat melakukan operasi pencarian. Sekitar pukul 16.30 WIB, puluhan personel diterjunkan menyusuri sepanjang jalur selokan yang terhubung hingga ke Sungai Bango, yang berjarak cukup jauh dari titik kejadian.

“Kami fokus melakukan pemetaan jalur selokan, mulai dari titik korban terperosok hingga muara Sungai Bango,” ujar Indra Setyo, salah satu anggota Tim Relawan Gabungan SAR Malang Raya, di lokasi kejadian.

Indra menjelaskan bahwa pencarian tahap awal dilakukan secara monitoring dan penyisiran manual, karena derasnya arus dan tingginya volume air di dalam selokan membuat tim harus ekstra hati-hati. Mereka memantau beberapa titik strategis di sepanjang jalur air yang diperkirakan bisa menjadi tempat korban tersangkut.

“Langkah pertama kami adalah melakukan penyisiran. Setelah itu dilakukan pemetaan untuk menentukan titik prioritas pencarian. Kami juga terus berkoordinasi dengan Basarnas Surabaya untuk tindak lanjut operasi SAR berikutnya,” jelasnya.

Meski medan sulit dan arus kuat menjadi tantangan besar, tim gabungan tetap melanjutkan pencarian hingga menjelang malam hari. Lampu penerangan portabel dipasang di beberapa titik untuk memudahkan penglihatan tim di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Kondisi Lapangan dan Kendala Pencarian

Selokan di kawasan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo dikenal memiliki arus air yang deras dan saluran yang cukup panjang, terhubung ke beberapa anak sungai sebelum bermuara ke Sungai Bango. Struktur selokan yang tertutup sebagian besi penutup juga membuat pencarian semakin sulit dilakukan dari permukaan.

“Banyak bagian selokan yang tertutup beton atau besi, jadi kami harus membuka beberapa titik untuk memastikan apakah korban tersangkut di dalam atau terbawa lebih jauh,” sebut Indra.

Selain faktor medan, derasnya aliran air akibat hujan lebat juga menjadi penghambat utama. Tim SAR harus menunggu debit air sedikit surut agar bisa masuk ke saluran air dengan aman. Warga sekitar pun turut membantu dengan memberikan penerangan tambahan dan informasi terkait arah aliran air di sekitar pemukiman mereka.

Respons Cepat dan Harapan Warga

Kejadian ini sontak mengundang simpati sekaligus kecemasan masyarakat sekitar. Beberapa warga menilai, insiden tersebut menjadi peringatan keras tentang pentingnya perawatan infrastruktur drainase di kawasan padat penduduk.

“Saya sering lewat sini, dan memang kalau hujan airnya meluap ke jalan. Mungkin perlu dipasang pagar atau penutup selokan yang lebih aman,” ujar salah seorang warga sekitar.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Blimbing turut turun ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu mengatur lalu lintas agar pencarian bisa berjalan lancar tanpa gangguan pengguna jalan. Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian masih terus berlangsung di bawah koordinasi tim gabungan SAR Malang Raya dan Basarnas Surabaya.

Tragedi yang Menjadi Peringatan

Peristiwa perempuan yang hanyut di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo ini menjadi pengingat betapa rentannya keselamatan publik di tengah kondisi cuaca ekstrem dan infrastruktur perkotaan yang belum tertata optimal. Di satu sisi, masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat hujan deras, terutama di sekitar jalur air. Di sisi lain, pemerintah kota diharapkan segera melakukan evaluasi sistem drainase dan penerangan jalan di kawasan tersebut.

Kini, harapan besar tertuju pada tim pencarian agar korban segera ditemukan, hidup atau setidaknya dalam kondisi yang bisa segera dievakuasi. Di tengah derasnya arus dan pekatnya malam, upaya kemanusiaan itu masih terus berlanjut didorong oleh semangat dan harapan agar tragedi serupa tak lagi terulang di Kota Malang.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *