google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Warga Terkena Tembak Saat Tawuran di Medan, Polisi Disorot

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com — Sebuah video mengejutkan viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan seorang warga terluka di bagian lengan akibat diduga terkena tembakan saat aparat kepolisian membubarkan aksi tawuran di kawasan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Tayangan ini langsung menuai perhatian publik, memunculkan banyak pertanyaan tentang kronologi dan penggunaan kekuatan aparat.

Kronologi Kejadian dan Viral Video

Video berdurasi kurang dari satu menit itu menampilkan suasana kerumunan warga yang gaduh di satu lokasi. Dalam rekaman, tampak lengan seorang pemuda berlumuran darah, sementara tangannya menggenggam dua benda yang diduga selongsong peluru.

Seorang pria berbaju hitam yang diduga petugas kepolisian terlihat dikerumuni warga yang memprotes keras dugaan penembakan.

“Makanya kalau sudah kita bilang bubar, orang ibu bergeser, biar kita tahu pelakunya,” kata pria tersebut mencoba menjelaskan tindakan mereka. Namun, protes warga terus berlanjut.

Unggahan itu menyebut insiden terjadi di sekitar kawasan simpang Mushola Nelayan Indah menuju Jembatan Tugu Sei Nunang. Dalam narasinya, disebutkan bahwa tembakan berasal dari petugas yang sedang membubarkan tawuran yang melibatkan dua kelompok.

Penjelasan Resmi dari Kepolisian

Menanggapi viralnya video tersebut, Plh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, memberikan klarifikasi kepada awak media. Ia membenarkan adanya peristiwa tawuran yang berlangsung pada Kamis malam (10/7/2025) di wilayah Pekan Labuhan. Wahyudi juga membenarkan bahwa terdapat seorang warga yang mengalami luka tembak di bagian tangan.

“Memang ada satu orang terkena tembakan di bagian tangan. Tapi itu peluru karet,” jelasnya.

Wahyudi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Tanah Karo, menegaskan pihaknya sedang menangani konflik yang terjadi saat itu. Namun, ia menyampaikan bahwa asal tembakan peluru karet tersebut masih belum bisa dipastikan berasal dari senjata aparat.

“Belum tentu dari anggota kami. Masih kami dalami, masih investigasi,” tegasnya.

Polemik dan Proses Investigasi

Insiden ini mengundang sorotan luas, terutama mengenai prosedur penanganan tawuran dan penggunaan peluru karet di tengah kerumunan warga. Tak sedikit warganet yang mempertanyakan akurasi tembakan dan keselamatan warga sipil saat aparat turun ke lapangan.

Sementara itu, Wahyudi menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut, termasuk memeriksa senjata dan amunisi yang digunakan serta mendalami prosedur pengamanan yang dijalankan personel di lapangan.

Penanganan Tawuran dan Isu Keamanan Belawan

Menurut Wahyudi kawasan Belawan memang kerap diwarnai konflik antar kelompok, termasuk tawuran remaja yang mengganggu ketertiban. Polisi mengaku telah meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan

“Namun, kejadian ini menunjukkan pengendalian massa masih menyimpan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga keseimbangan antara tindakan tegas dan keselamatan sipil,” tukasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *