google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Aston Gresik Hidupkan Semangat Batik Lewat Aksi Membatik di Lobi Hotel

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Gresik, iKoneksi.com — Suasana pagi di Aston Gresik Hotel & Conference Center terasa berbeda. Di area lobi yang biasanya dipenuhi tamu check-in, kali ini tergambar pemandangan menarik: meja panjang berderet dengan kain putih terbentang, lilin panas yang menetes lembut, serta tawa antusias para peserta yang tengah mencanting. Semua bersatu dalam satu semangat merayakan Hari Batik Nasional.

Dalam rangka memperingati momen bersejarah ini, Aston Gresik Hotel & Conference Center menggandeng Batik Korasi Giri untuk menggelar kegiatan membatik bersama, sebuah acara edukatif dan interaktif yang mengajak masyarakat mengenal lebih dekat batik khas Giri, salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik.

Menghidupkan Warisan yang Tak Lekang oleh Waktu

Batik bukan sekadar kain bermotif indah. Ia adalah identitas bangsa Indonesia, simbol sejarah, dan filosofi kehidupan yang diwariskan lintas generasi. Sejak diakui UNESCO pada 2009 sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, batik telah menjadi kebanggaan nasional merepresentasikan keberagaman dan kekayaan nilai yang dimiliki negeri ini.

Setiap goresan canting menyimpan cerita: tentang perjuangan, keindahan, hingga kebijaksanaan lokal. Karena itulah, kegiatan membatik yang digelar Aston Gresik tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan, tetapi juga menghidupkan kembali kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya asli Indonesia.

Antusiasme Warga Gresik Memenuhi Lobi Hotel

Kegiatan membatik yang digelar pada Kamis pagi (2/10/2025) ini berlangsung meriah. Sejak pukul 08.00 WIB, lobi Aston Gresik sudah dipadati tamu hotel, masyarakat umum, hingga pelajar yang ingin mencoba pengalaman baru. Menariknya, acara ini dibuka untuk umum secara gratis, membuat antusiasme warga semakin tinggi.

Acara dibuka dengan sesi edukasi dari perwakilan Batik Korasi Giri, yang menjelaskan sejarah dan filosofi motif batik khas Giri sebuah daerah di Gresik yang dikenal sebagai pusat perkembangan batik lokal. Para peserta kemudian diajak untuk menggambar pola, mencanting, mewarnai, hingga mengeringkan kain batik mereka sendiri.

Setiap langkah dilakukan dengan penuh ketekunan dan rasa ingin tahu, terutama bagi peserta yang baru pertama kali mencanting. Lilin panas yang menetes di atas kain, aroma malam yang khas, serta warna-warna yang mulai hidup di permukaan kain menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Menariknya, di akhir kegiatan, setiap peserta diperbolehkan membawa pulang hasil karya batik mereka sendiri bukan hanya sebagai cendera mata, tetapi juga simbol partisipasi dalam melestarikan budaya bangsa.

Komitmen Hotel dalam Melestarikan Budaya Lokal

General Manager Aston Gresik Hotel & Conference Center, S. Paminta Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen hotel dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia.

“Kami menghadirkan kegiatan membatik ini sebagai wujud nyata komitmen Aston Gresik untuk turut menjaga budaya asli Indonesia. Kami bangga batik telah menjadi warisan sejarah bangsa yang harus terus kita kenalkan, lestarikan, dan wariskan agar kelak anak cucu kita tetap dapat menikmatinya,” kata Paminta.

Paminta menyebutkan bagi Aston Gresik, budaya bukan sekadar ornamen atau dekorasi hotel tetapi ruh yang hidup di tengah masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan seperti ini, hotel ingin menghadirkan ruang di mana tradisi dan modernitas bisa berpadu secara harmonis.

Kolaborasi yang Menguatkan Industri Kreatif Lokal

Paminta menuturkan kolaborasi bersama Batik Korasi Giri tidak hanya menghadirkan nilai edukatif, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan industri kreatif lokal. Para pengrajin batik mendapat kesempatan memperkenalkan karya mereka kepada khalayak luas, sementara peserta memperoleh pengalaman baru yang memperdalam apresiasi terhadap seni membatik.

“Batik Korasi Giri sendiri dikenal sebagai penggerak utama pelestarian batik khas Gresik, yang memiliki motif unik dengan warna-warna lembut dan filosofi religius yang kuat. Melalui kolaborasi ini, Aston Gresik ikut menjadi jembatan antara pelaku budaya dengan masyarakat urban mempertemukan tradisi dengan gaya hidup modern,” jelas Paminta.

Menjahit Kebanggaan Lewat Goresan Canting

Lebih dari sekadar acara peringatan, kegiatan membatik di Aston Gresik menjadi simbol kebanggaan dan keberlanjutan budaya. Setiap goresan canting bukan hanya membentuk pola, tetapi juga menuliskan pesan: bahwa budaya Indonesia akan terus hidup selama ada generasi yang mau melestarikannya.

“Melalui inisiatif ini, Aston Gresik Hotel & Conference Center membuktikan pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan bermakna. Dari lobi hotel yang menjadi ruang berkarya, semangat membatik kembali hidup mengalir dari tangan para peserta, menuju masa depan batik Indonesia yang terus bersinar,” pungkas Paminta. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *