google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dedi Mulyadi Targetkan Jawa Barat Terang Tanpa Rumah Tanpa Listrik

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Bandung, iKoneksi.com – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi rumah di Jawa Barat yang hidup tanpa akses listrik pada tahun 2025. Berdasarkan data dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, saat ini terdapat 140.000 rumah yang belum tersentuh aliran listrik.

“Saya sebagai gubernur merasa malu. Di era modern seperti sekarang, masih ada warga Jawa Barat yang hidup tanpa listrik,” ujar Dedi saat dikonfirmasi iKoneksi.com, Ahad (19/1/2025).

Dedi menargetkan seluruh rumah di Jawa Barat akan berlistrik tahun ini, terlepas dari berbagai tantangan yang ada. Ia menegaskan, pemerintah akan mengambil langkah-langkah konkret untuk mencapai target tersebut.

“Saya targetkan tahun ini semuanya harus berlistrik, apapun caranya,” tegasnya.

Untuk mewujudkan program ambisius ini, pemerintah akan menggunakan dua pendekatan. Pertama, wilayah yang mudah dijangkau akan disambungkan langsung ke jaringan listrik PLN. Kedua, untuk daerah terpencil yang sulit dijangkau, terutama yang berada di kawasan hutan lindung atau taman nasional seperti Pangrango dan Halimun, akan disediakan solusi listrik mandiri berbasis energi terbarukan.

“Listrik mandiri ini menggunakan tenaga surya yang mampu menyuplai energi selama 24 jam. Dengan ini, daerah-daerah terpencil pun bisa menikmati listrik seperti wilayah lainnya,” papar Dedi.

Dedi juga membeberkan proyek ini membutuhkan anggaran sebesar Rp420 miliar. Ia optimistis bahwa dana tersebut dapat diakomodasi melalui perubahan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Menurutnya, langkah ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

“Saya targetkan tahun ini Jawa Barat ‘caang’ (terang). Tidak ada lagi warga yang hidup tanpa listrik,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Dedi menilai ketersediaan listrik bukan sekadar soal kebutuhan dasar, melainkan juga bagian dari hak dasar setiap warga negara.

“Listrik adalah pintu menuju kemajuan. Tanpa listrik, sulit bagi warga untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi yang lebih baik. Ini bukan lagi soal keinginan, tapi kewajiban,” terangnya.

Dengan langkah strategis ini, Dedi Mulyadi berharap Jawa Barat bisa menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mewujudkan pemerataan infrastruktur dasar.

“Saya juga meminta semua pihak, baik pemerintah daerah, PLN, maupun masyarakat, untuk bersinergi demi mencapai target tersebut,” ungkap Dedi.

Apakah Jawa Barat akan benar-benar berhasil menjadi provinsi “terang” di tahun ini? Upaya besar ini tentu akan menjadi sorotan nasional, terutama jika mampu merealisasikan janji untuk menciptakan perubahan nyata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *