google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dialog dan Buka Puasa Bersama Jurnalis, Rektor UM Bahas Tantangan Perguruan Tinggi

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan sejumlah wartawan media mitra di Graha Rektorat UM, Selasa (11/3/2026). Agenda tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan universitas dan insan pers sekaligus ruang diskusi mengenai berbagai isu yang tengah dihadapi perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas serta perwakilan media yang selama ini menjadi mitra kampus dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk berbagi pandangan mengenai perkembangan dunia pendidikan tinggi.

Wakil Rektor IV UM Ahmad Munjin Nasih pada saat sambutan menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan dalam menyebarkan berbagai informasi mengenai kegiatan akademik maupun capaian kampus.
Menurutnya, media memiliki kontribusi penting dalam membangun citra perguruan tinggi di mata publik sekaligus membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai dunia pendidikan.

“Terima kasih telah menyampaikan banyak kebaikan tentang UM sehingga kampus ini mendapat tempat yang baik di mata masyarakat,” tutur Munjin.

“Ke depan kami akan banyak berkomunikasi dengan rekan-rekan sekalian,” seru dia.

Ia menuturkan hubungan komunikasi antara kampus dan media perlu terus dijaga agar informasi mengenai berbagai program universitas dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UM Hariyono juga menyinggung sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi perguruan tinggi, salah satunya terkait kebijakan pemerintah mengenai larangan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Ia menjelaskan kebijakan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi, terutama dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di tengah keterbatasan sumber pembiayaan. Menurutnya, universitas tetap dituntut untuk mempertahankan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat meskipun ruang untuk menyesuaikan biaya pendidikan menjadi terbatas.

“Kampus memerlukan banyak masukan dari berbagai pihak, termasuk media, untuk melihat apa saja yang perlu diperbaiki dan dikembangkan,” ungkapnya.

Hariyono menilai kerja sama dengan berbagai pihak menjadi salah satu langkah penting agar perguruan tinggi dapat terus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, baik dalam aspek akademik maupun tata kelola kelembagaan.

Ia mengatakan perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul, sehingga diperlukan dukungan dari banyak pihak untuk menjaga keberlanjutan pengembangan institusi pendidikan.

“Kampus tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan masukan dari banyak pihak agar bisa terus berkembang,” tegasnya seraya menutup pernyataan.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *