google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Drainase Jebol di Jalan Ijen Malang, Pejalan Kaki Nyaris Terperosok, Pemkot Siapkan Perbaikan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Insiden membahayakan terjadi di kawasan Jalan Besar Ijen, Kota Malang. Sebuah tutup drainase trotoar dilaporkan jebol pada Minggu (29/03/2026) pagi, hingga menyebabkan seorang pejalan kaki terperosok dan nyaris jatuh ke dalam saluran.

Beruntung, korban berhasil diselamatkan oleh pejalan kaki lain yang berada di sekitar lokasi sebelum mengalami cedera serius. Kondisi tersebut langsung memicu perhatian warga, mengingat kawasan Jalan Ijen merupakan salah satu titik ramai aktivitas masyarakat, terutama saat akhir pekan.

Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan fasilitas publik di ruang terbuka kota.

Lubang Menganga, Sementara Dipasangi Pengaman Darurat

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (30/03/2026), tutup drainase berbahan besi berbentuk lingkaran tersebut terlihat mengalami kerusakan cukup parah di bagian tengah. Lubang besar menganga di trotoar, berpotensi membahayakan pejalan kaki yang melintas jika tidak waspada.

Sebagai langkah darurat, area tersebut kini telah dipasangi bambu sebagai penanda serta garis pengaman berwarna kuning hitam untuk mencegah kecelakaan serupa.

Namun, langkah ini dinilai hanya bersifat sementara sambil menunggu perbaikan permanen.

Keluhan Warga : Bahayakan Pejalan Kaki

Salah satu warga yang melintas, Rendra menuturkan dirinya menceritakan pagi tadi saat Joging hampir saja terperosok masuk kedalam lubak itu.

“Lubang ini kalau tidak segera ditangani bisa memakan korban, saya hampir saja menjadi korban. Saya meminta kepada DPUPR Kota Malang sebagai instansi yang memiliki wewenang untuk itu agar tidak berdiam diri. Apa harus memakan korban dulu baru akan ditindak?,” keluhnya dengan nada satir,” beber warga Klojen itu.

DPUPRPKP Siapkan Penggantian, Korosi Jadi Penyebab

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Julhardjanto membenarkan kejadian tersebut dan memastikan penanganan segera dilakukan. Saat ini, pihaknya telah memasang rambu pengaman dan tengah menyiapkan penggantian tutup drainase dengan material yang lebih kuat.

“Untuk sementara sudah dipasang pengaman. Sambil menunggu tutup baru yang lebih kokoh,” tutur Dandung.

Ia menjelaskan, kerusakan terjadi akibat korosi pada material besi yang telah terpasang sejak tahun 2017.

Aset CSR Belum Diserahkan, Pemkot Belum Punya Kewenangan Penuh

Dandung juga mengungkapkan tutup drainase dan trotoar di kawasan Jalan Besar Ijen merupakan hasil program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari salah satu bank. Namun hingga saat ini, aset tersebut belum diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Malang.

“Kondisi ini membuat kewenangan pengelolaan dan pemeliharaan belum sepenuhnya berada di tangan Pemkot. Meski demikian, Pemkot tetap mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi risiko demi keselamatan masyarakat,” ungkap Dandung.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *